Pada jam istirahat Sheila duduk sendirian di bangku taman sekolah. Di sekelilingnya anak-anak lain asyik bercanda tapi dia diam termenung.
Di tangan kanannya polpen biru menggantung miring di atas binder berwarna putih. Tangan kanannya menahan supaya polpen mungil itu tidak jatuh sementara tangan kanannya memegang binder. Pikirannya menerawang jauh.
“Nanti sebaiknya aku posting apa, ya? Udah lama nggak update, nih.” pikirnya.
Dia ingin menulis cerpen tapi tak ada waktu buat nulis draft sebab jadwalnya padat. Pagi sampai siang sekolah. Sore ikut ekskul. Malamnya harus belajar buat pelajaran besok.
Mau nulis puisi tapi belum ada ide. Belum ada inspirasi. Kalaupun nantinya ada ide, tapi masih harus mendalaminya biar menyentuh hati. Harus pakai metafora, majas dan gaya bahasa biar indah.
Pagi, siang, sore hingga malam berhari-hari gadis itu memikirkan blognya. Dia ingin blognya terus update. Inginnya ada konten terus. Gak harus setiap hari sih. Dua atau tiga hari sekali cukup. Yang penting terus jalan. Biar ada gunanya punya blog.
Sekarang, masih menunggu ide.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar