2013/11/10
Aku mengaji di sebuah jamaah atau kelompok pengajian. Sebut saja jamaah khilafah. Mereka selalu memperjuangkan khilafah, menentang kapitalisme dan demokrasi baik secara langsung maupun tak langsung. Mereka memiliki dan membangun pemikiran sendiri yang berbeda dari masyarakat dan orang-orang pada umumnya.
Aku jadi kesulitan memahami mereka karena mereka seperti punya bahasa sendiri. Mereka mempunyai istilah sendiri untuk fenomena di masyarakat atau punya pengertian sendiri yang berbeda terhadap istilah-istilah umum yang ada di masyarakat. misalnya aqidah, qadla, qadar, akal, naluri, ideologi, proses berpikir, ruh, hukum syara’, agama islam, dan lain-lain. Ada fikrah, thariqah, nidzamul wujud, uslub.
Ustadz-ku menanyaiku apa itu islam. Aku jawab islam seperti orang pada umumnya. Beliau mengatakan kalau aku salah. Aku jadi bingung. menurutku aku sudah benar. Di mana salahnya? Ustadz itu menjelaskan pengertian islam islam dan hukum syara’ menurut pendiri jamaah khilafah. Pendapat itu sudah ditabanni atau diadopsi sebagai pemikiran jamaah. Jadi semua santri, anggota dan pengikut jamaah harus mengikutinya dan sepakatnya. Tidak boleh berbeda. Aku jadi frustasi.
Seorang kakak kelasku memberikan saran untuk membaca lebih banyak kitab-kitab jamaah untuk memperbanyak informasi, pengetahuan dan wawasan. Dengan begitu aku bisa memahami penjelasan ustadz-ku waktu mengaji. Aku menurutinya. Aku membeli kitab-kitab jamaah. Aku membaca kitab-kitab itu. Sebagian bisa dipahami dan sebagian tidak karena sulit dan dalam sekali. Butuh penjelasan lebih lanjut.
Aku tidak membeli dan membaca semua sekaligus melainkan satu demi satu. Aku membeli satu kitab setiap bulan. Begitu dapat kitabnya aku berusaha selesaikan membaca kitab itu sebelum bulan berikutnya. Dengan begitu semua kitab itu terbaca semua dan tidak menumpuk.
Di sini aku akan menuliskan daftar kitab yang kubeli dan kubaca dari jamaah khilafah. Aku menuliskannya sebagai referensi dan pengingat ilmu-ilmuku dan pemikiran jamaah khilafah. kitab-kitab ini menjadi referensi pemikiranku tentang alam semesta, kehidupan dan dunia. Langsung saja ini dia daftarnya:
- Materi dasar islam
- Menjadi pembela Islam
- Studi dasar-dasar pemikiran Islam
- Hakikat berpikir
- taqarrub Ilallah
- Peraturan hidup dalam islam
- pembentukan partai politik
- mafahim hizbut tahrir
- membangun kepribadian Islam
- Min muqowimat nafsiyah/ pilar-pilar membangun kepribadian Islam
- Daulah Islam
- Nidzamul ijtimai/ sistem pergaulan dalam Islam
- Beyond inspiration
- Sepriring inspirasi dari langit
- Diskursus Islam politik dan Spiritual
- Sistem ekonomi Islam
- Falsafah kebangkitan, dari ide hingga metode
Setelah membaca kitab-kitab itu aku mendapatkan sedikit hal. Aku belum memahami semua. Aku membaca sekali secara perlahan-lahan. Yang aku pahami kemungkinan besar jamaah khilafah benar. Mereka melihat permasalahan umat islam di Indonesia dan dunia dengan jernih. Ada masalah politik, ekonomi, sosial, budaya dan agama. Ada masalah psikologi, filsafat dan sains. Jamaah khilafah memiliki pemikiran yang unik walaupun dianggap konservatif, fundamentalis, radikal dan ketinggalan zaman oleh orang-orang di masyarakat, bahkan di media massa. jamaah khilafah memiliki solusi-solusi atas masalah itu. Mereka punya sistem, kebijakan dan strategi untuk menerapkan sistem itu. Solusi mereka bisa dibandingkan dengan orang-orang lain seperti ormas, jamaah dakwah, partai politik, sekolah, mdrasah, komunitas pengusaha muslim dan lain-lain. Menurut jamaah khilafah solusi dari ide hingga metode adalah yang terbaik. Silakan saja kalau mau diadu secara ide, argumentasi, logika, data dan fakta dilapangan. Ayo kita lihat siapa yang terbaik!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar