Senin, 27 Oktober 2025

belum khusyuk

 ya Allah, sholatku belum khusyuk. aku belum mampu menghadirkan hatiku padaMu. aku belum bisa merasa sadar kalau aku menghadapMu. aku belum bisa menghadirkan rasa takut dan harap dalam shalat kepadaMu. aku belum bisa menyadari makna doa dan hakikat shalat yang kulakukan untukMu.

aku tak bisa membayangkan menghadapMu. aku pun tak boleh membayangkanMu. Ihsan mengatakan beribadah seolah-olah melihatMu. seandainya tidak bisa melihatMu aku harus menyedari kalau Engkau melihatku. jadi aku harus merasa diawasi. diawasi siapa? bagaimana rupanya?

jadi aku berputar-putar di wilayah empiris aku memikirkan perkara-perkara dunia. aku benar-benar lupa sampai aku tak ingat aku melakukan apa membaca apa rokaat berapa. jadi shalatku hanya berlalu dengan cepat.

makanya aku tak merasakan apa-apa dalam shalat. aku hanya bergerak cepat. zikir pun aku tak yakin. aku hanya patuh berucap karena aku takut Engkau akan murka jika aku tidak berdoa kepadaMu. Engkau menganggap aku sombong. lalu masuk nerakalah aku.

jadi aku tak merasa shalat mencegahku dari maksiat dan kemungkaran. padahal Engkau mengatakan kalau shalat bisa menjauhkan dari kekejian dan kemungkaran. itu bisa terjadi jika shalatnya Khusyuk dan mendalami iman di hadapan Mu. aku belum sampai ke situ.

jadi Ya Allah, shalatku hanya berjalan. melamun. engkau lebih tahu daripada aku. aku hanya bisa membuat pengakuan daripada berdalih atau membohongi diri sendiri dengan berpura-pura tidak ada apa-apa.

aku harap aku bisa menikmati khusyuk, tapi aku sadar khusyuk itu di wilayah takwa, sedangkan aku belum bertaqwa . aku minta tolong padamu ya Allah beritahu aku solusi masalah ini. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kuliah ekonomi otodidak

2019/03/03   aku dulu kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta kecil di kotaku. karena kuliah aku menjadi mahasiswa. setelah aku lulus aku a...