Menurutmu ini bagaimana? Aku kehabisan uang. Aku mau mencari pinjaman. Apakah sebaiknya aku pinjam di pinjol?
Sebenarnya Aku punya teman-teman. Tapi aku jarang bertemu mereka. Apakah aku bisa pinjam ke mereka? Kira-kira apakah mereka mau meminjamiku? Aku takut mereka menolak terus komplain," kamu itu nggak pernah berkunjung. Sekali datang cuma pinjam duit. Datang cuma pas ada perlunya doang!"
Sebelum pinjam atau minta tolong kupikir idealnya menjalin hubungan dulu. Aku berkunjung dulu terus menjaga hubungan secara rutin. Tapi aku tahu aku punya niat tersembunyi, yaitu minta bantuan saat aku butuh. Apakah itu berarti aku tidak tulus dalam menjalin hubungan sosial?
Aku juga ikut kelompok pengajian. Di sana sudah sering diberitahu kalau bunga pinjaman itu riba. riba itu haram. tapi aku mau pinjam ke mana lagi kalau bukan ke pinjol?
aku khawatir juga konsekuensinya nanti. bisa-bisa aku disuruh berhenti mengaji. terus aku diblokir. ya... nggak papa sih. mereka nggak bantu aku.
misalkan nanti mereka komplain aku, aku akan tanya balik mereka. begini kira-kira dialognya:
mereka:" kamu pakai pinjol?"
aku:" iya."
mereka:" kenapa? apa kamu nggak tahu pinjol itu haram? ada ribanya."
aku:" memangnya kalian mau pinjamin aku?"
...
aku:" aku tahu kalian sibuk. aku tahu kita semua kesusahan. makanya aku nggak mau pinjam kalian. sekarang zamannya kapitalisme. jadi kalau mau hidup ya harus pakai kapitalisme. nanti kalau khilafah tegak baru pakai sistem islam. nggak pakai riba."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar