Senin, 01 September 2025

godong garing: di balik layar

 Teman –Teman 10.1 Alumni SMA I Blitar Tahun 2006 yang lulus 2008 Sedang sibuk membuat film, Mereka memindahkan barang –barang menata, Menghias, membersihkan lokasi, mereka terbagi beberapa kelompok ada tim kamera, perias, tatalampu, sutradara, pembantu umu, tata letak tat suara, editor, sampai aktor.

Hari menjadi sutradara, ia duduk di kursi memakai topi memegangi corong mengamati pengambilan adegan sementara arjuna membawa kotak pemandu adegan Andrean, Forchans, Nurlaila memasang kamera di erbagai titik sudut pandang agar bisa mengambil gambar secara utuh.
“ Nah anak nongkorong kita ketemu lagi dalam acara jalan –jalan sehat bersama pngkers Cherik Feisha di perankan oleh Dewi membuka filan seolah – olah dirinnya reporter MTV.
“ Hari ini kita melakukan pendakian ke gunung pegat untuk berkemah, kita akan mempelajari tumbuhan yang hidup disini, malam- malam Varietas liar yang tumbuh di sini siapa tau ada yang bisa di rujak?
Wahyu tertawa kecil melihat narsisnya Dewi, pohon di rujak? emang bayam? Ia memegang buku naskah dan mencoba menghafal perannya.
Wahyu menoleh melihat ke pintu ia berusaha memasukkan dialog- dialog yang panjang beserta exspresinnya, sekalian pula melanturkan pikiran mencoba menghayalkan imajinasi romantisme herook yang dulu ia impikan menghempas kembali alam sadarnya Toni lewat.
Tunggu Toni lewat? Bagaimana bisa? Itu fiksi apa fakta? wahyu megosok- gosokkan matannya Benar Bayangan Tomi tidak lenyap dari retinananya, sosok tinggi besar jenius berwibawa itu berjalan memasuki ruang tatarias.
“ Apa? Tomi? Bagaimana bisa? Wahyu berdiri gusar.
Ia mendatanggi tempat dimana Novi, Zahrul, Weni dan Lisasebagai tatarias bekerja ia mau tanya ada apa Tomi kemari dan bagaimana Tomi tau tempat ini ia tau ia harus bisa mengendalikan diri agar terlihat ramah dan bersahabat.
“ Hai Ton kokn ada di sini? “ tanya Wahyu menghulurkan tangan
“ Ya lagi lari kostum pesananmu udah nyampek apa belum “ Jawab Tomi tersenyum
“ Kamu ikut akting juga? “ tanya Wahyu
“ Iya “
“ Dapat peran apa? Wahyu ingin tau
“ Andrean Wellington “ Toni melirik ke arah lain
“ Oke Tunggu aku tanya yang lain dulu “
wahyu bingung segera meninggalkan Tomi.
Ia melewati Reza, Ary, Ganing litra yang pulang bawa jajan, mereka bawa untuk camilan waktu kerja editing Video ia pun mengabaikan Rizal yang capek membawa cat dan batu – batu.
Wahyu segera masuk ke tenda hari
“ Hari! Panggil ! Wahyu
“ Ya ! Kenapa ? Hari keluar dari tirai di dalam.
“ Tony kok bisa ikut? “ tanya Wahyu agak panas
“ Dia pakarnya dek dia lengket banget biarin dia ikut ! “ Jaab hari .
Tapi dia bukan 101 ini film buat reuni 101 kan ? “ bantah Wahyu.
“ Dia kaget sekali dengan anggota kita,kita tidak bisa memisahkan mereka dan kita sebaliknya tidak memisahkan meraka Argumen Hari
Vera yang sang penulis naskah – lewat mendengar debst itu masuk.
“ Ada apa sih ? kok bertengkar sengit sekali lerainnya.
“ Ini dia Tony tiba- tiba ikut casting ada apa ini? Kenapa tidak bicara sama aku dulu? “ Tanya Wahyu.
“ Dan Vera kamu yang nulis naskah kan? Jangan- jangan kamu sudah tau? “
Raffi di ikuti Yayuk, Khusnul, Yayak spoontan menerobos dan menyuruh yayuk dan yayak memegang dan membawanya keluar untukk menenangkan diri.
“ Setelah agak jauh dan tenang “ Tenang yu kita da pertimbangan kenapa berbua itu, kita Andrean, Novi, Ani , Reza Rosarias Vera sudah bagus idemu di terima dan dek tak tau apa- apa di balikpembuatan fil, kalau sampai dia tau bisa bubar reuni ini bahkan kelas kita “ hibur Raffi.
Untunglah dalam kejadian ini Dewi sedang sibuk berlatih bersama Devi Meri dan lusiana mereka tiba pada peran cheria mencari rumah warga, Mereka akting di studio dalam Dika dan Zuzun sedang memakan sate di depan sofa mereka.
Di hadapan mereka, Mardiana, Vlya, Ika dan Anggun berusaha menyesuaikan rasa mereka dengan pencahayaan mereka sebagai tata cahaya bertugas membuat penerangan lokasi menjadi cukup terang dan memberikan efek bagi pembuatan film.
“ Sekarang sedang sepi sebelum semua orang tau apa lagi sampai Dewi tau tenangkan dirimu “ Nasehat Raffi “
“ Tony memerankan Andrew? “ tanya Wahyu
“ Ya
“ Dia menggantikan aku dong ? lalu aku memerankan saipa? Aku sudah terlanjur menghafalnya”
“ Kau memerankan Jatmiko “ tambah Kholif ia muncul membawa handuk, syal tpi dan kacamata tak lupa ia menyampirkan sebuah kaos polos putih dibahunya.
“ Buat apa kau bawa barang –barang sebanyak itu?” tanya Wahyu.
“ Ini buat casting dan kau “ Kholif mengambil kaos putihnya dan memberikannya ke tangan Wahyu “ Cuma Ini “
“ Cuma ini ?” Wahyu merasa tak suka dengan kaos itu.
“ Kau Cuma tampil sebagai Jatmiko pemuda lemah dari dsa yang kebetulan di temui Cheria dan dimiinta menunjukkan tempat pak kades berada “ jawab Kholif “
“ Jatmiko nanti mengantarkan Cheria, Cheria sendirian apa sama temen?’
“ Sendirian “ jawab Raffi, Yayak, dan Kholif bersamaan.
“ Bagus ! “ ujar wahyu seketika
“ Makanya terima emang Tony muncul jadi pacar Cheria, Tapi dia muncul di Akhir itupun Cuma membawa polisi dan mengantarkan para tokoh pulang, kau bagus dialg ada sama dede”
“ Iya deh, Makasih ya? “ ucap Wahyu. Ia lalu pergi
“ sama –sama “ Jawab teman –temannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kuliah ekonomi otodidak

2019/03/03   aku dulu kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta kecil di kotaku. karena kuliah aku menjadi mahasiswa. setelah aku lulus aku a...